Sunday, 4 May 2014

Paus Bungkuk - Paus Biduan


Paus Bungkuk - Paus Biduan

Paus bungkuk atau (Humpback Whales) dikenal karena "nyanyian" ajaib mereka, yang terdengar hingga jarak yang jauh melalui lautan di dunia. Nyanyian ini terdiri dari erangan, lolongan, tangisan, dan suara-suara lain yang cukup kompleks dan sering terus berlangsung selama berjam-jam. Para ilmuwan sedang mempelajari suara ini untuk menguraikan maknanya. Kemungkinan besar Paus Bungkuk bernyanyi untuk berkomunikasi dengan lainnya dan untuk menarik pasangan potensial.



Paus Bungkuk juga dikenal dari sirip dada mereka, yang panjangnya bisa mencapai 4,6 m. Nama ilmiah mereka, Megaptera novaeangliae, berarti "New Englander bersayap besar" karena paus-paus bungkuk yang di New England adalah salah satu yang paling dikenal orang Eropa. Sirip panjang ini memberi mereka kemampuan bermanuver yang tinggi; mereka dapat digunakan untuk memperlambat atau bahkan pergi ke belakang.


Serupa dengan semua paus balin, betina dewasa lebih besar dari jantan dewasa, mencapai panjang hingga 18 meter. Warna tubuh mereka utamanya adalah abu-abu gelap, tetapi tiap individu Paus Bungkuk memiliki warna putih yang bervariasi pada sirip dada, perut serta ekornya. Variasi ini sangat khas sehingga pola pigmentasi pada sisi bawah "flukes" ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi individu paus, mirip dengan sidik jari pada manusia.

Fluke Pada Ekor

 Ekor Paus Bungkuk Memiliki Ciri Khas masing-masing

Paus Bungkuk adalah favorit dari para pengamat paus, karena mereka sering melakukan manuver-manuver ke udara, seperti melompat keluar dari air, atau menampar permukaan dengan sirip dada, ekor atau kepala mereka.

Di musim panas, Paus Bungkuk dapat ditemukan mencari makan di bagian lintang bumi yang tinggi, seperti Teluk Maine di Atlantik dan Teluk Alaska di Pasifik. Di musim dingin, mereka bermigrasi ke lintang bumi yang lebih bawah yaitu di perairan subtropis atau tropis, seperti Republik Dominika di Atlantik dan Kepulauan Hawaii di Pasifik. Kecuali Paus Bungkuk laut Arab yang tidak bermigrasi, mereka berada di perairan tropis sepanjang tahun.


Paus bungkuk melakukan perjalanan jarak jauh selama migrasi musiman, ini migrasi terjauh yang dilakukan oleh mamalia. Migrasi paling jauh yang tercatat adalah 8.300 km; perjalanan dari Kosta Rika ke Antartika. Salah satu rute yang sering dipelajari pengamat paus adalah rute antara Alaska dan Hawaii, di mana Paus Bungkuk telah diamati melakukan perjalanan sejauh 4.830 km dalam waktu sedikitnya 36 hari.


Selama bulan-bulan musim panas, Paus Bungkuk menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk makan dan membangun stok lemak yang akan diperlukan untuk kelangsungan hidup mereka selama musim dingin. Paus bungkuk memakan krustasea kecil (sebagian besar krill), plankton, dan ikan kecil serta dapat mengkonsumsi hingga 1.360 kg makanan per hari. Beberapa metode berburu melibatkan penggunaan gelembung-gelembung udara untuk menggiring, mengumpulkan atau mendisorientasikan ikan. Salah satu varian yang sangat kompleks, yang disebut "bubble netting" adalah unik atau khas Paus Bungkuk. Teknik ini sering dilakukan dalam kelompok dengan peran yang ditetapkan untuk mengganggu, menakut-nakuti, dan menggiring, sebelum paus menyerang mangsanya ketika mangsanya sudah dekat ke permukaan.

 Bubble Netting yang dilakukan Paus Bungkuk

Di musim dingin, Paus Bungkuk berkumpul dan terlibat dalam kegiatan kawin. Paus Bungkuk umumnya berpoligami dengan jantan menunjukkan perilaku kompetitif di musim dingin atau musim kawin ini. Perilaku agresif dan antagonis ini termasuk mengejar, menampilkan vokal dan gelembung, meronta-rontakan ekor secara horisontal, dan meronta-rontakan belakang tubuh. Pejantan dalam kelompok ini juga melakukan kontak fisik, menyerang satu sama lain. Serangan ini dapat menyebabkan cedera mulai dari goresan berdarah hingga kematian.


Di musim dingin ini pulalah, para pejantan menyanyikan lagu-lagu kompleks yang dapat bertahan hingga 20 menit dan terdengar hingga 30 km jauhnya. Seekor pejantan mungkin dapat bernyanyi selama berjam-jam, mengulang lagu beberapa kali. Semua pejantan dalam suatu populasi menyanyikan lagu yang sama, tapi lagu yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Nyanyian Paus Bungkuk telah dipelajari selama beberapa dekade, tetapi para ilmuwan masih mengerti sangat sedikit tentang fungsinya.

Video Nyanyian Paus

Kehamilan berlangsung selama sekitar 11 bulan. Bayi yang baru lahir panjangnya sekitar 4-5 m dan tumbuh dengan cepat dari susu bergizi tinggi dari ibunya. Penyapihan terjadi antara 6-10 bulan setelah kelahiran. Para ibu melindungi dan memberikan kasih sayang kepada bayi mereka, berenang dekat dan sering menyentuhnya dengan sirip mereka. Para pejantan tidak memberikan dukungan orangtua terhadap anak mereka. Breeding biasanya terjadi sekali setiap dua tahun, tapi kadang-kadang terjadi dua kali dalam kurun waktu tiga tahun.


Selama migrasi, Paus Bungkuk tinggal di dekat permukaan laut. Saat makan dan melahirkan, Paus Bungkuk lebih memilih perairan dangkal. Selama melahirkan, Paus Bungkuk biasanya ditemukan di perairan hangat yang tersedia di lintang itu. Paus bungkuk hidup di semua samudra utama dari khatulistiwa hingga ke lintang sub-kutub.


Kingdom: Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Cetacea
Famili : Balaenopteridae
Genus : Megaptera
Spesies : novaeangliae

Deskripsi Spesies
Berat : 25-40 ton; bayi yang baru lahir berat sekitar 1 ton
Panjang : sampai 18 meter, dengan betina lebih besar dari pejantan; bayi yang baru lahir, panjang sekitar 4,5 meter
Rentang Usia: sekitar 50 tahun
Diet : krustasea kecil (kebanyakan krill), plankton, dan ikan kecil ; mereka dapat mengkonsumsi hingga 1.360 kg makanan per hari













Baca Juga:






Source: NOAA

Saturday, 3 May 2014

Dara Mahkota - Burung Dara Terindah di Dunia


Dara Mahkota - Burung Dara Terindah di Dunia

Disamping ini adalah gambar uang logam 25 rupiah, salah satu dari sekian banyak nominal koin rupiah yang dibuat tahun 1971. Uang berbahan nikel ini sekarang banyak dicari para kolektor uang kuno, hingga harganya menjadi mahal. Uang inilah yang dahulu tiap hari mengisi saku baju seragam penulis saat masih di sekolah dasar ...

Tahukah anda burung apakah yang tergambar disana? Ya, inilah burung Dara Mahkota atau Mambruk, jenis burung dara terindah di dunia. Ada tiga spesies Burung Dara Mahkota yang semuanya berasal dari Papua ...







Mambruk selatan (Goura scheepmakeri)

Mambruk selatan (Goura scheepmakeri) atau Southern Crowned Pigeon adalah jenis Mambruk (Dara Mahkota) adalah merpati darat besar yang menghuni dataran rendah bagian selatan Pulau Papua. Burung ini memiliki bulu berwarna biru-keabu-abuan dengan jambul rumit seperti renda biru, iris mata berwarna merah, dan bulu dada berwarna merah marun gelap. Baik jantan maupun betina memiliki penampilan yang sama. Burung ini berukuran rata-rata panjang 70 cm dan berat 2,25 gram.


Terdapat dua subspesies dari Mambruk selatan, dibedakan berdasarkan warna bulu bahu dan perut. Goura scheepmakeri sclateri di wilayah barat daya pulau Papua dengan bahu merah marun dan perut biru-abu-abu, dan ras Goura scheepmakeri scheepmakeri di pulau Papua tenggara dengan bahu biru-abu-abu dan bagian bawah merah marun. Burung ini juga terlihat mirip dengan kerabatnya Mambruk victoria, dan Mambruk ubiaat.


Spesies ini pertama kali diperkenalkan ke dunia ilmiah oleh Otto Finsch yang menemukan dua burung hidup dari pedagang satwa langka C. Scheepmaker di kebun binatang Amsterdam Zoo dan dinamakan berdasarkan dia.

Karena burung ini jinak dan sering kali diburu untuk daging dan bulunya yang indah, burung ini dikategorikan kedalam dalam daftar spesies terancam.




Mambruk Victoria (Goura victoria)

Mambruk Victoria atau dalam nama ilmiahnya Goura victoria adalah sejenis burung yang terdapat di dalam family burung Columbidae. Mambruk Victoria adalah salah satu dari tiga spsies burung dara mahkota dan merupakan spesies terbesar di antara jenis-jenis burung merpati.

Burung Mambruk Victoria berukuran besar, dengan panjang mencapai 74 cm, dan memiliki bulu berwarna biru keabu-abuan, jambul seperti kipas dengan ujung putih, dada merah marun keunguan, paruh abu-abu, kaki merah kusam, dan garis tebal berwarna abu-abu di sayap dan ujung ekornya. Di sekitar mata terdapat topeng hitam dengan iris mata berwarna merah. Burung jantan dan betina serupa.


Populasi Mambruk Victoria tersebar di hutan dataran rendah, hutan sagu dan hutan rawa di bagian utara pulau Papua, yang juga termasuk pulau Yapen, pulau Biak, dan pulau-pulau kecil disekitarnya.

Burung Mambruk Victoria bersarang di atas dahan pohon. Sarangnya terbuat dari ranting-ranting dan dedaunan. Burung betina biasanya menetaskan sebutir telur berwarna putih.

Mambruk Victoria adalah spesies terestrial. Burung ini mencari makan di atas permukaan tanah. Pakan burung Mambruk Victoria terdiri dari aneka biji-bijian dan buah-buahan yang jatuh di tanah. Spesies ini biasanya hidup berpasangan atau dalam kelompok.


Nama dari spesies ini memperingati seorang ratu Inggris, Victoria dari Britania Raya.

Mambruk Victoria diburu untuk diambil daging dan bulunya. Spesies ini sudah jarang ditemui di daerah dekat populasi manusia. Mambruk Victoria dievaluasikan sebagai rentan di dalam IUCN Red List.




Mambruk Ubiaat (Goura cristata)

Mambruk ubiaat dalam nama ilmiahnya Goura cristata, juga dikenal dengan nama Mambruk barat (Western Crowned Pigeon), Mambruk biasa atau Mambruk mahkota-biru, adalah salah satu spesies burung Mambruk atau Dara mahkota yang merupakan kerabat merpati.Burung berwarna biru keabu-abuan ini berukuran cukup besar dengan ciri khas mahkota seperti renda di atas kepalanya serta bulu gelap di sekitar matanya. Baik jantan maupun betina memiliki ukuran dan bentuk yang sama, akan tetapi jantan biasanya berukuran lebih besar. Ukuran rata-ratanya adalah panjang 70 cm dan berat 2.100 gram.


Burung ini berkerabat dekat dengan Mambruk victoria dan Mambruk selatan, semuanya adalah jenis yang terbesar sekaligus yang tercantik dalam keluarga merpati (Columbidae). Mambruk ubiaat adalah hewan endemik Papua Indonesia, karena hanya ditemukan di hutan hujan dataran rendah di bagian barat Pulau Papua di wilayah Indonesia; jenis lain Mambruk menghuni bagian lain dari pulau ini. Makanan utama burung ini adalah buah dan biji-bijian. Penduduk asli Papua memburu burung ini diburu untuk dimakan dan mendapatkan bulunya yang indah dan berwarna biru. Akibat kehilangan habitat, sebarannya yang terbatas dan perburuan, Mambruk ubiaat dikategorikan sebagai spesies rentan dalam Daftar Merah IUCN untuk spesies terancam.


Baca Juga:





Source: Wikipedia

Longsor Baltimore yang Dramatis


Longsor Baltimore yang Dramatis

Amerika Serikat telah diliputi sebuah sistem badai selama seminggu terakhir ini, menyebabkan puluhan tornado yang merusak, hujan yang sangat deras serta longsor terjadi di beberapa negara bagian terutama di bagian selatan dan barat tengah amerika serikat.



Sebuah video muncul di internet hari kamis lalu yang menunjukkan tanah longsor yang dramatis di Baltimore. Tanah di Charles Village Baltimore itu runtuh menelan satu blok kota setelah badai sengit pekan ini. Warga sekitar mungkin harus diungsikan dari rumah mereka selama lebih dari sebulan sampai pihak yang berwenang dapat memastikan apakah bangunan-bangunan disana aman.


Terlihat dalam video, sebuah trotoar dan dinding penahan yang sudah miring akibat longsor awal (sebelum direkam) membuat banyak mobil yang terparkir dalam posisi miring hendak jatuh. Tak berapa lama longsor susulan pun terjadi, menelan lampu jalan dan lebih dari setengah lusin mobil. Tidak ada yang terluka dalam kejadian ini.



Dan dibawah ini adalah video aerial view daerah tersebut setelah peristiwa longsor

Selain Maryland, negara bagian Florida dan Alabama juga dihantam hujan deras.

Cuaca buruk yang mematikan berawal di hari minggu 27 april lalu dengan badai petir dan tornado di Oklahoma dan Iowa. Badai kemudian pindah melalui Arkansas, Mississippi dan Tennessee.

Setidaknya 65 tornado melanda Amerika Serikat sebagai akibat dari sebuah sistem badai, menurut perkiraan awal dari National Oceanic and Atmospheric Administration. Dan dilaporkan setidaknya 37 tewas di delapan negara bagian akibat badai. 16 negara bagian, sebagian besar di Selatan dan Midwest, dihantam oleh sistem badai dalam beberapa cara.


Baca Juga:




Friday, 2 May 2014

Menyeret Gunung Es


Menyeret Gunung Es

Setiap tahun 20.000 sampai 40.000 gunung es lahir dari gletser di Greenland dan terbawa oleh arus ke Atlantik Utara di mana mereka mengancam kapal dan instalasi minyak lepas pantai Newfoundland.



Sebuah gunung es dengan berat jutaan ton, tidak hanya menabrak benda-benda yang menghalangi jalannya, tapi juga berpotensi mengiris lambung baja dan menyebabkan kerusakan yang tak bisa diperbaiki pada rig minyak lepas pantai. Sebuah kapal dapat mengubah arah untuk menghindari tabrakan dengan gunung es, tapi sebuah rig minyak tak dapat melakukannya, sebuah rig minyak hanya dapat tetap diam menonton dengan ngeri saat  sepuluh juta ton gunung es tampak mendekat.

Untuk menghindari ancaman gunung es, rig minyak menyewa kontraktor manajemen es independen yang bertugas untuk memantau pergerakan gunung es di sekitar platform minyak. Ketika gunung es tertentu ditemukan bergerak mengarah ke aset lepas pantai, operator-operator yang disiagakan langsung dikirim untuk menarik gunung es nakal tersebut keluar dari bahaya.


Setelah tenggelamnya RMS Titanic pada tahun 1912, yang menabrak setengah juta ton gunung es di 400 km sebelah selatan dari Newfoundland, konsorsium Amerika Utara dan negara-negara Eropa mendirikan International Ice Patrol ( IIP ) untuk mencegah tragedi tersebut terulang kembali. Dengan menggunakan data dari satelit dan teknologi radar dan pesawat pengintai, IIP memasok informasi kepada masyarakat maritim tentang keberadaan gunung es yang berpotensi merepotkan dan jalur aman untuk perjalanan. Kontraktor manajemen es menggunakan data ini untuk mengidentifikasi bergs yang mungkin hanyut ke daerah bahaya. Ketika sebuah gunung es ditemukan mengambang terlalu dekat dengan platform laut kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) dikerahkan untuk menarik gunung es pergi menjauh.

Untuk menarik gunung es, kapal menggunakan polypropylene towropes yang berdiameter delapan inci, dan panjang sepotongnya hingga 400 meter. Tali tersebut dilingkarkan ke gunung es oleh kapal. Ketika kapal selesai mengelilingi gunung es, tali dipasang ke kabel derek yang berdiameter tiga inci. Jarak antara 800 sampai 2.000 meter tetap dipertahankan antara kapal dan gunung es ketika sedang diderek. Gunung es dapat membalik ketika ditarik dan beberapa telah menyembunyikan proyeksi bawah laut yang menyebabkan gelombang besar ketika gunung es membalik.


Karena berat dan besarnya es, penarik dapat memakan waktu hingga tiga hari dan kapal mungkin perlu sepuluh jam untuk mencapai kecepatan satu knot. Gunung es tidak ditarik jauh, tapi hanya ditarik ke jarak yang cukup sehingga arus akan membawanya dengan aman melewati rig.

Kapal penarik juga dilengkapi dengan meriam air yang kuat untuk mendorong gunung es yang tidak dapat ditarik. Maersk Placentia tow boat memiliki meriam air yang menyemprot 3.200 liter per jam melalui nozzle lima inci dengan gaya yang bisa mendorong kapal ke belakang hingga kecepataan tiga knot.

Iceberg towing adalah hal yang biasa di Arktik dekat rig minyak. Beberapa kontraktor manajemen es secara teratur berurusan dengan 70 sampai 100 gunung es setiap tahun.







Baca Juga:





Source

Air Terjun Asik-Asik yang Asik


Air Terjun Asik-Asik yang Asik

Terselip di jurang berhutan dengan kedalaman 1200 anak tangga, terdapat air terjun yang indah yang diberi nama Asik-Asik (dari istilah Hiligaynon "asik", berarti memercik). Air terjun yang muncul setelah Topan Frank melanda sisi gunung ini telah menjadi sensasi terbesar tidak hanya di Sitio Dulao, Upper Dado, Alamada, Cotabato tetapi juga di seluruh Filipina (Philippine) dan mulai populer di dunia.



Pada tahun 2008, hanya ada sungai kecil di dasar jurang, tapi kemudian banjir menumbangkan pohon-pohon yang tumbuh di sisi tebing, termasuk pohon Balete besar. Ini menciptakan celah pada tebing dan air mulai menyembur keluar.

Tidak ada dokumentasi resmi tertulis bagaimana air terjun Asik-Asik  ditemukan. Namun, cerita penduduk lokal mengatakan bahwa air terjun itu ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang petani yang sedang mencari kudanya hilang, dan kemudian diperkirakan jatuh ke jurang. Saat menuruni jurang inilah petani tersebut akhirnya melihat air terjun. Sejak saat itu, berita tentang hal itu menyebar dengan cepat.


Apa yang membuat air terjun Asik-Asik unik dari air terjun konvensional lainnya adalah bahwa air yang jatuh buka berasal dari sungai diatas gunung, tetapi air mengalir keluar dari tebing jurang yang diselimuti oleh vegetasi. Air terjun tertinggi adalah sekitar 25 meter dan beberapa sekitar 5 meter dari dasar. Seluruh sistem membentang sekitar 130 meter pada tebing gunung, membuat tirai air yang megah dan indah. Sebuah sungai mengalir di dasar jurang melewati air terjun Asik-Asik.










Baca Juga:





Thursday, 1 May 2014

Kumbang Bombardir


Kumbang Bombardir

Pernah lihat film berjudul "ALIEN vs Predator"? Disana digambarkan si alien dapat mengeluarkan cairan yang melepuhkan semua benda, namun alien itu sendiri (sebagai sumber cairan tsb) tidak melepuh. Nah sebenarnya ada hewan di dunia nyata yang memiliki kemampuan mirip seperti itu ...

Kumbang Bombardir adalah kumbang tanah (Carabidae) dalam genus-genus Brachinini, Paussini, Ozaenini, atau Metriini (yang lebih dari 500 spesies). Diberi nama "bombardir" karena mekanisme pertahanan mereka yaitu: ketika terganggu, mereka menyemprotkan cairan kimia panas dari ujung perut mereka, dengan suara letupan.


Kumbang bombardir terlihat seperti mangsa yang lemah bagi banyak predator, namun setiap ancaman yang datang kepada kumbang ini, dapat memicu sebuah serangan balik yang berupa bom perut (ya, mirip kentut ^_^ ). Kumbang ini telah mengembangkan cara yang kompleks dan efektif untuk membuat musuhnya pergi menjauh. Saat dalam bahaya, kumbang bombardir dapat menembakkan cairan kimia panas yang korosif dari ujung perutnya yang dapat membakar kulit dan membutakan musuhnya.

Cairan ini dihasilkan oleh reaksi antara dua senyawa kimia, hydroquinone dan hidrogen peroksida, disimpan dalam kantong terpisah di perut kumbang dan dicampur saat dibutuhkan dalam ruang ketiga dengan air dan enzim katalitik. Panas dari reaksi membuat campuran mencapai titik didih air dan menghasilkan gas yang mendorong ejeksi. Kerusakan yang disebabkan dapat berakibat fatal bagi serangga penyerang dan makhluk kecil lainnya serta menyakitkan jika terkena kulit manusia. Beberapa kumbang pengebom dapat mengarahkan semprotan atas berbagai arah.




HABITAT
Kumbang Bombardier menghuni sebagian besar benua, kecuali Antartika. Mereka biasanya tinggal di hutan atau padang rumput di daerah beriklim sedang, tetapi dapat ditemukan di lingkungan lain jika ada tempat-tempat lembab untuk bertelur.


Tingkah Laku
Sebagian besar spesies kumbang pengebom adalah karnivora, termasuk larvanya. Kumbang biasanya berburu serangga lain di malam hari, tetapi biasanya sering berkumpul dengan kumbang lain dari spesiesnya ketika tidak aktif mencari makanan. Kumbang bombardir menggunakan "senjata kimianya" hanya untuk bertahan. Saat mencari makan, dia menggunakan rahangnya yang sangat tajam untuk memotong dan mengiris cacing dan serangga kecil lainnya.


Mekanisme Pertahanan
Kedua senyawa reaktan kimia , hydroquinon dan hidrogen peroksida , yang disekresikan oleh kelenjar khusus dan disimpan dalam kantong terpisah di ujung belakang abdomennya. Ketika terancam, kumbang mengkontraksika otot-ototnya sehingga membuka katup wadah dan memaksa dua reaktan ke dalam ruang pencampuran berdinding tebal dilapisi dengan sel-sel yang menghasilkan enzim termasuk catalases dan peroksidase.

Dalam ruang pencampuran, enzim-enzin dengan cepat memecah hidrogen peroksida, melepaskan oksigen bebas dan mengkatalisasi oksidasi hydroquinon menjadi p-kuinon. Reaksi ini sangat eksotermik, dan energi yang dilepaskan meningkatkan suhu campuran hingga mendekati 100 °C, menguapkan sekitar seperlimanya. Penumpukan tekanan yang dihasilkan memaksa katup masuk dari ruang penyimpanan reaktan untuk menutup, sehingga melindungi organ internal kumbang. Cairan yang berbau busuk dan mendidih ini sebagian menjadi gas dan dikeluarkan secara eksplosif melalui katup outlet, dengan suara letupan keras.


Aliran reaktan ke dalam ruang reaksi dan ejeksi berikutnya terjadi dalam serangkaian sekitar 70 denyut, dengan kecepatan sekitar 500 denyut per detik. Seluruh urutan kejadian hanya membutuhkan sepersekian detik.

Biasanya kumbang menggerakkan tubuhnya sehingga dapat mengarahkan semprotannya ke apa pun yang memicu respon. Namun bukaan kelenjar dari beberapa kumbang pengebom Afrika bisa memutar hingga 270 ° diantara kakinya, dan menyemprotkan cairan ke berbagai arah dengan cukup akurat.


Dengan pertahanan yang kuat seperti itu, kumbang bombardir tak pernah perlu terbang untuk menjauh dari bahaya. Bahkan, kotak sayap makhluk ini telah menyatu membentuk perisai yang solid di punggungnya.

Musuh Besar
Namun, setidaknya ada satu makhluk di alam liar yang telah belajar bagaimana mengalahkan kumbang bombardir. Belalang tikus akan mengunci bagian belakang kumbang ke tanah sehingga semprotan kumbang tidak akan membakarnya.



Baca Juga:





Source: Wikipedia

Paus-Paus yang Meledak


Paus-Paus yang Meledak

Paus yang meledak (exploding Whale) atau tepatnya bangkai Paus yang meledak disebabkan oleh dua hal. Pertama sengaja diledakkan (dipasang dinamit), dan kedua meledak alami. Namun ungkapan "Paus yang meledak" biasanya mengacu pada peristiwa peledakan bangkai Paus secara sengaja di pantai Florence Oregon, amerika serikat, karena peristiwa "bodoh" ini menjadi terkenal ke seluruh dunia terutama setelah adanya internet.



Bangkai Paus Sperma yang Sengaja Diledakkan

Pada tanggal 12 November 1970, Seekor Paus Sperma sepanjang 14 m dan berat 7,3 ton terdampar di Florence, Oregon. Pada tahun itu, pantai Oregon secara teknis diklasifikasikan sebagai jalan raya negara, sehingga tanggung jawab membuang bangkai jatuh pada Highway Division Oregon. Setelah berkonsultasi dengan para pejabat dari Angkatan Laut Amerika Serikat, mereka memutuskan bahwa akan lebih baik untuk menghapus ikan paus dengan cara yang sama seperti menghapus batu besar, yaitu dengan cara diledakkan. Mereka pikir mengubur ikan paus tidak akan efektif karena bangkai yang dikubur di pantai pasti akan segera terbongkar kembali, dan mereka percaya bahwa dinamit akan menghancurkan paus besar tersebut menjadi potongan-potongan yang cukup kecil yang mudah dibersihkan.

Yang menjadi masalah adalah Insinyur yang bertanggung jawab atas operasi peledakan bangkai paus tersebut, George Thornton, tidak tahu pasti berapa banyak dinamit yang diperlukan untuk meledakkan bangkai agar menjadi kepingan-kepingan kecil. Akhirnya, setengah ton dinamit dipasangkan pada bangkai.

Hasilnya luar biasa!  Ledakan itu menyebabkan potongan-potongan besar lemak terlempar keudara dan kemudian mendarat dikerumunan penonton, membuat penonton berlarian, juga mendarat di gedung-gedung dan di tempat parkir yang agak jauh dari pantai, salah satunya menyebabkan kerusakan parah pada sebuah mobil yang diparkir. Hanya beberapa bagian bangkai paus yang hancur; sebagian besar tetap teronggok di pantai hingga menyulitkan para pekerja Oregon Highway Division untuk membersihkannya. Burung-burung pemakan bangkai yang tadinya terlihat dan diharapkan akan makan sisa-sisa bangkai setelah ledakan, semuanya terbang pergi karena suara ledakan.

Ledakan yang dihasilkan direkam dalam film oleh kameramen Doug Brazil dan kemudian dilaporkan oleh reporter berita Paul Linnman dari Katu-TV di Portland, Oregon saat itu.

Setelah tahun-tahun berlalu, kisah paus meledak ini mulai dilupakan orang. Beberapa orang yang mendengar kisah ini menganggapnya hanyalah legenda urban. Namun, peristiwa ini kembali menjadi perhatian publik secara luas setelah penulis populer Dave Barry dalam kolomnya di Miami Herald tanggal 20 Mei 1990, melaporkan kembali peristiwa ini dan mengatakan bahwa ia memiliki rekaman video peristiwa tersebut. Celakanya, Barry tidak menulis bahwa peristiwa peledakan bangkai paus ini terjadi duapuluh tahun yang lalu, sehingga divisi Oregon State Highway mulai mendapat banyak protes dari masarakat yang mengira bahwa peristiwa tersebut adalah peristiwa yang baru terjadi.


Setelah internet mulai mendunia, rekaman video peristiwa tersebut mulai diupload oleh beberapa situs, dan membuat kepopuleran peristiwa tersebut menjadi mendunia. Sebuah studi tahun 2006 menemukan bahwa video itu sudah dilihat 350 juta kali di berbagai website.




Bangkai Paus yang Meledak Alami

Bangkai Paus yang meledak alami, salah satunya dilaporkan terjadi pada tanggal 26 Januari 2004, di Kota Tainan, Taiwan. Penyebabnya adalah penumpukan gas-gas seperti methane, hidrogen sulfida dan amonia dalam bangkai paus sperma yang membusuk menyebabkannya meledak.

Awalnya bangkai paus sperma yang terdampar yang rencananya akan dilakukan nekropsi oleh Profesor Wang Chienping di laboratorium Universitas Cheng Kung Tainan, diangkut dengan truk besar menuju kampus. Dibutuhkan tiga crane besar dan 50 pekerja serta lebih dari 13 jam untuk menggeser paus sperma terdampar ke belakang truk. Namun sesampainya di kampus, pihak Universitas menolak nekropsi dilakukan di kampus. Akhirnya Profesor Wang memutuskan untuk melakukan nekropsi di Sutsao Wild Life Reservation Area. Dalam perjalanan dari kampus menuju Reservation Area, saat melintasi kawasan yang padat penduduk, bangkai Paus tiba-tiba meledak!



Darah dan isi perut Paus terlempar dan berceceran di etalase-etalase toko, mengenai orang-orang, dan mobil-mobil yang berada di sekitarnya. Tidak ada yang terluka, meskipun darah isi perut yang berceceran di jalan mengeluarkan bau yang menjijikkan dan benar-benar mengerikan. Ledakan tersebut tidak mencegah peneliti dari melakukan nekropsi pada Paus itu.


Selama sekitar satu tahun, Wang menyelesaikan nekropsi dan menampilkan tulang-tulang dari sisa-sisa paus. Tulang-tulang paus yang dirakit dan beberapa organ dan jaringan yang diawetkan telah dipamerkan di Museum Cetacean Taijiang sejak 8 April 2005.





Við Air, Kepulauan Faroe
Selain itu seekor bangkai paus sperma juga dilaporkan telah meledak di Við Air, Kepulauan Faroe pada tanggal 26 November 2013. Karena gas-gas metana, hidrogen sulfida dan amonia di dalam perut yang dihasilkan bangkai sangat banyak, maka diambillah langkah untuk menghindari ledakan yang lebih besar dengan melobangi kulitnya. Bangkai paus pun menyemburkan gas dan isi perutnya keluar. Rekaman mengenai insiden tersebut ditampilkan di Kringvarp Føroya, sebuah lembaga penyiaran nasional Faroe.




Dan ini adalah video dari apa yang terjadi di Uruguay beberapa bulan yang lalu, ketika bangkai paus terjatuh saat sedang diangkat oleh crane ke truk




Newfoundland Canada
Pada tanggal 30 April 2014, para pejabat di Trout River, Newfoundland Canada, menyatakan keprihatinan mereka bahwa bangkai paus biru, yang telah terdampar dan membengkak hingga dua kali ukuran normalnya karena gas metana yang terperangkap, akan meledak.



Inilah Mengapa Bangkai Paus Dapat Meledak




Baca Juga:






Source: Wikipedia